Sabtu, 01 Oktober 2022 10:15 WIB

Advetorial

Waspada Gelombang Covid-19 Lanjutan, Komisi IV DPRD Samarinda Minta Satgas Aktif Pantau PTM di Sekolah

Redaktur: Rahmadani

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Jeri Rahmadani for Afiliasi.net)

Samarinda, Afiliasi.net - Komisi IV DPRD Kota Samarinda memberikan perhatian khusus atas lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di beberapa daerah Indonesia baru-baru ini. 

Peningkatan kasus konfirmasi positif Covid-19 itu membuat kekhawatiran tersendiri bagi berlangsungnya Pembelajaran Tatap Muka (PTM), terkhusus di Kota Samarinda. 

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, meminta agar sekolah yang telah menjalankan PTM harus benar-benar memperhatikan penerapan protokol kesehatan ketika pembelajaran sedang berlangsung, baik oleh siswa-siswi maupun guru-guru di sekolah. 

Perempuan yang karib disapa Puji itu menuturkan, saat dirinya bersama anggota komisi IV lainnya meninjau PTM di beberapa sekolah di Samarinda, masih ditemukan baik guru maupun siswa yang lalai menggunakan masker dan menjaga jarak. 

"Beberapa sekolah memang ada guru yang tidak pakai masker, masih ada anak yang jajan di luar sekolah, itu kan tidak boleh sebenarnya," kata Puji saat dikonfirmasi, Rabu, 2 Februari 2022. 

Akan hal tersebut, Puji menyatakan pihaknya terus mendorong agar fungsi Satuan Tugas (Satgas) protokol kesehatan yang ada di masing-masing sekolah benar-benar berjalan fungsinya dalam melakukan pengawasan. 

"Sekarang ini prokes harus dikuatkan, satgasnya dijalankan kembali," imbuhnya. 

Bahkan tak hanya Satgas, lanjut Puji, integrasi antara UKS dan Puskesmas yang berada di wilayah terdekat sekolah juga perlu betul-betul dimaksimalkan sebagai bentuk antisipasi. 

Politis asal Fraksi Partai Demokrat itu juga menginginkan agar penerapan PTM di sekolah tetap terbatas dengan kapasitas maksimal 50 persen. 

"Memang di lapangan sendiri tidak boleh (100 persen), karena yaitu kita masih melihat anak-anak kita tidak pakai masker, dan karena memang belum ada rekomendasi dari wali kota," pungkasnya. 

Untuk diketahui, berdasarkan laporan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Samarinda, pelaksanaan PTM di Samarinda sejauh ini belum ditemukan klaster atau penularan Covid-19 yang signifikan terjadi di sekolah. 

Meskipun begitu, komisi IV tetap mendorong agar Pemkot Samarinda terus memperhatikan secara intens berlangsungnya PTM terutama kepatuhan protokol kesehatan di lingkungan sekolah. (*) 

Penulis : Vicky


TOPIK BERITA TERKAIT: #sri-puji-astuti #dprd-samarinda #ptm #dprd-kota-samarinda 

Berita Terkait

IKLAN



Berita Lainnya

Terpopuler