Redaktur: Redaksi
Pemkab Kukar Kumpulkan 129 Pelaku Usaha, Bupati Aulia Tekankan Kebersamaan Pemerintah dan Perusahaan. (Ist)
Samarinda, Afiliasi.net – Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri menghadiri silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dan badan usaha yang digelar di Ballroom Kartanegara Hotel Fugo Samarinda, Jumat (28/11/2025).
Pada kegiatan ini, Pemkab Kukar juga memberikan CSR Award ke-V kepada perusahaan yang berkolaborasi mendukung program BPJS Kesehatan bagi masyarakat.
Penghargaan diberikan dalam kategori Bronze, Silver, dan Gold. Selain itu, sejumlah perusahaan menerima piagam pembina program Kalpataru, Kampung Iklim, dan Adiwiyata, serta penghargaan penilaian Usaha Perkebunan (PUP) 2024.
Acara turut diisi penandatanganan komitmen kemitraan antara perusahaan besar dan UMKM, BUMDes, serta koperasi untuk tahun 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Aulia Rahman Basri menegaskan bahwa hubungan antara pemerintah dan pelaku usaha harus dibangun dengan rasa kebersamaan.
“Kalau kita memandang diri sebagai saudara, bukan ‘kau dan aku’, tapi ‘kita’, maka apa pun programnya InsyaAllah bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.
Aulia mengatakan silaturahmi ini digelar untuk menyatukan persepsi dan memperkuat kehadiran bersama di tengah masyarakat.
Ia juga meminta perusahaan dikelompokkan berdasarkan sektor pada pertemuan-pertemuan berikutnya agar komunikasi semakin efektif.
Aulia menegaskan bahwa keberadaan perusahaan harus memberi dampak positif bagi warga, bahkan setelah operasi tambang berhenti.
“Pastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga meskipun perusahaan sudah tidak menambang lagi,” pesannya.
Aulia juga mengingatkan perusahaan untuk melihat Pemkab Kukar sebagai mitra. “Tidak ada masalah yang tidak ada jalan keluarnya. Jadikan pemerintah daerah sebagai mitra, karena Kukar secara anggaran sangat bergantung pada kontribusi bapak ibu sekalian,” ujarnya.
Ia menyebut Pemkab Kukar memiliki 17 program unggulan yang membutuhkan sinergi dunia usaha.
"Karena itu, kolaborasi harus berjalan lebih tertib, terencana, dan terkoordinasi. Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Aulia mengapresiasi CSR Award sebagai momentum menyelaraskan langkah antara pemerintah dan perusahaan.
“Yang paling penting, kita ini satu keluarga besar Kutai Kartanegara. Masalah bapak ibu adalah masalah kami. Masalah kami adalah masalah bapak ibu,” ujarnya.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMPTS) Kukar, Alfian Noor, menjelaskan bahwa 129 pelaku usaha hadir dalam kegiatan ini, mewakili sektor pertambangan, migas, perkebunan, kehutanan, industri, perbankan, listrik, gas, air, dan berbagai jasa lainnya.
“Perusahaan yang kami undang ini sekitar 10 hingga 15 persen dari kelompok perusahaan besar dengan modal di atas Rp10 miliar,” ujar Alfian.
Ia menambahkan bahwa di Kukar terdapat lebih dari 900 perusahaan besar dan menengah, serta ribuan usaha kecil dan puluhan ribu usaha mikro yang membentuk struktur ekonomi daerah.
Berdasarkan data penanaman modal sejak 2020 hingga 2025, total investasi yang masuk ke Kukar mencapai Rp67,5 triliun dengan serapan tenaga kerja 54.630 orang. Alfian berharap partisipasi tenaga kerja lokal semakin meningkat.
“Harapannya ke depan lebih banyak tenaga lokal yang terserap,” ujarnya.
TOPIK BERITA TERKAIT:
#pemkab-kukar #kukar-idaman-terbaik #bupati-kukar #aulia-rahman-basri #silaturahmi-pengusaha #pelaku-usaha-kukar