Rabu, 14 Oktober 2026 04:26 WIB

Daerah

Wagub Seno Aji Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Cairan Vape untuk Kalangan Pelajar

Redaktur: Redaksi
| 0 views

Ilustrasi. (sumber: Istimewa)

Afiliasi.net - Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Wagub Kaltim) Seno Aji mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat edukasi dan pengawasan rokok elektrik atau vape guna mencegah potensi penyalahgunaan sebagai media peredaran zat berbahaya dan narkotika.

Menurut Seno Aji, penggunaan vape yang semakin mudah dijumpai, termasuk di kalangan pelajar SMP dan SMA, perlu menjadi perhatian bersama. Pengawasan tidak hanya menyasar peredaran dan penjualan, tetapi juga potensi penyalahgunaan cairan vape.

“Pencegahan harus kita lakukan sejak dini sebelum persoalan berkembang lebih jauh,” ujarnya saat membuka FGD BNN Kaltim terkait Pembatasan dan Pengawasan Distribusi, Jual Beli, Promosi/Iklan Serta Penggunaan Vape/Rokok Elektrik di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (13/10/2026). 

Ia menegaskan, upaya pencegahan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab Badan Narkotika Nasional (BNN).  Melainkan membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah, kepolisian, satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat.

Edukasi juga perlu diperkuat sejak usia sekolah. Mulai dari tingkat dasar hingga menengah, agar anak-anak memahami risiko penyalahgunaan narkoba dan bahaya penggunaan vape yang tidak terjamin kandungannya.

Selain pengawasan di lingkungan masyarakat dan pendidikan, Wagub Seno Aji menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap jalur masuk narkotika melalui kawasan perbatasan. Terutama pada akses tidak resmi yang berpotensi dimanfaatkan untuk penyelundupan. Menurutnya, koordinasi lintas sektor dibutuhkan untuk memperkuat pencegahan sekaligus mendukung penindakan terhadap peredaran narkoba.

Pemerintah Provinsi Kaltim, lanjutnya, berkomitmen mendukung langkah BNN bersama kepolisian dan instansi terkait dalam memperkuat pengawasan peredaran narkoba.

Ia berharap forum diskusi yang digelar BNN Provinsi Kaltim dapat menghasilkan rekomendasi konkret, mulai dari pemetaan celah pengawasan, pembagian peran antarlembaga, hingga rencana tindak lanjut yang dapat diterapkan di lapangan.

“Harapannya, kita bisa menyatukan komitmen dan memastikan seluruh upaya yang dilakukan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan anak-anak kita ke depan,” tutupnya. (*)


TOPIK BERITA TERKAIT: #larangan-vape #pemprov-kaltim #seno-aji 

Berita Terkait

IKLAN