Redaktur: Redaksi
Inspektorat Goes To School. (Sumber: HO-Pemkot Samarinda)
SAMARINDA, AFILIASI.NET – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengedukasi siswa sekolah dasar tentang nilai kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin melalui program Inspektorat Goes To School di SD Negeri 017 Samarinda Utara.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, bersama jajaran Inspektorat dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda.
Perwakilan Inspektorat Kota Samarinda, Mukhlis, menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut dilaksanakan atas saran Sekda agar pendidikan antikorupsi dapat menjangkau anak-anak secara langsung sejak usia sekolah.
Menurutnya, edukasi diberikan melalui contoh perilaku yang dekat dengan keseharian siswa, seperti tidak menyontek saat ujian, berkata jujur, dan disiplin waktu.
Kebiasaan tersebut dinilai penting untuk membentuk karakter anak. Karena itu, siswa diajak memahami bahwa perilaku jujur dan bertanggung jawab perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar dipelajari sebagai teori.
Sekda Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, menekankan pentingnya membangun karakter dan integritas sejak dini. Ia menilai pendidikan antikorupsi merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk generasi yang bertanggung jawab terhadap diri sendiri, lingkungan, dan masyarakat.
Berbekal pengalamannya saat bertugas di Inspektorat, Neneng menilai upaya membangun integritas perlu dilakukan tidak hanya melalui pengawasan, tetapi juga melalui pendidikan dan pembiasaan sejak usia sekolah.
Ia berharap para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang menjunjung tinggi kejujuran, memiliki rasa kebangsaan, dan mampu menjalankan tanggung jawabnya ketika dewasa.
Dalam sesi interaktif, Neneng mengajak siswa menjawab pertanyaan seputar integritas dan perilaku jujur. Kegiatan berlangsung secara komunikatif dengan kuis berhadiah untuk mendorong keberanian siswa berpartisipasi.
Acara tersebut juga diisi penampilan tarian daerah oleh salah seorang siswi dan ditutup dengan doa bersama.
Selain mengikuti sosialisasi, Neneng meninjau lokasi longsor di bagian belakang area sekolah untuk melihat kondisi lapangan dan perkembangan rencana penanganan infrastruktur.
Pihak sekolah menyampaikan bahwa lokasi tersebut sebelumnya telah ditinjau oleh Disdikbud serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) pada 18 September 2026. Berdasarkan informasi dari pihak sekolah, penanganan sarana dan prasarana di lokasi itu telah masuk tahap perencanaan pembangunan pada 2027.
Pihak sekolah berharap rencana tersebut dapat direalisasikan agar lingkungan belajar menjadi lebih aman dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Dalam agenda yang sama, Neneng juga meninjau rencana lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) di wilayah Kelurahan Sempaja Utara.
Melalui program edukasi antikorupsi dan peninjauan langsung terhadap kondisi fasilitas pendidikan, Pemkot Samarinda berupaya mendorong pembentukan karakter generasi muda sekaligus memperhatikan kebutuhan infrastruktur yang menunjang pelayanan publik.
TOPIK BERITA TERKAIT:
#sekda-samarinda #neneng-chamelia-shanti #generasi-antikorupsi #inspektorat-samarinda #pemkot-samarinda