Jumat, 09 Desember 2022 01:41 WIB

Hukum dan Kriminal

Gelar Razia, Rutan Kelas IIA Samarinda Temukan Benda Terlarang di Blok Hunian WBP

Redaktur: Rahmadani

Petugas Rutan Kelas IIA Samarinda saat menggelar razia, Kamis, 25 Agustus 2022. (Istimewa)

Samarinda, Afiliasi.net - Berawal dari informasi sesama, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Samarinda menggelar razia di lingkungan blok hunian Warga Binaan (WBP), Kamis, 25 Agustus 2022 sekitar pukul 09.00 Wita. 

Razia tersebut digelar karena petugas menerima adanya informasi bahwa terdapat WBP yang membawa benda terlarang ke dalam blok hunian. 

Bersama dengan 14 orang staf jaga, Gilang Wisnu Wardana memimpin razia di nomor blok hunian WBP yang dicurigai menyimpan barang terlarang. 

Selama kurang lebih satu jam razia berlangsung, petugas sempat bersitegang hingga adu mulut dengan para penghuni Rutan di salah satu blok hunian. 

Hal itu karena WBP mencoba menghalang-halangi petugas saat hendak memeriksa loker pakaian yang digunakan untuk menyimpan benda terlarang. Meski begitu, petugas berhasil melakukan barang terlarang selama proses razia. 

"Hasil razia terdapat 5 buah handphone android, 4 buah charger, 2 buah gunting, 2 buah garpu besi, 2 buah kabel sepanjang 2 meter dan terminal listrik. Ada 2 orang dalam BAP mengaku handphone yang digunakan hasil rakitan, 3 lainnya dapat dari WBP yang telah bebas," ucap Gilang. 

Kepada lima orang pemilik ponsel WBP tersebut, Gilang menegaskan bahwa sebelumnya telah melakukan BAP. Mereka ditenggarai akan sulit untuk mengusulkan remisi. Itu karena belakangan diketahui WBP yang menahan-halangi ternyata merupakan pemilik handphone yang tersimpan di dalam loker. 

“Kami juga sudah melakukan BAP yang bersangkutan, pasti akan kami beri sanksi. Sekarang ini yang bersangkutan sudah masukan sel isolasi,” sambung Gilang. 

Karutan Samarinda, Alanta Imanuel Ketaren menyampaikan, razia kali ini digelar secara insidental. Sebab, ada laporan bahwa salah satu kamar hunian WBP terdapat benda terlarang. 

“Laporan itu datangnya dari sesama WBP, karena mereka tidak ingin mengganggu keamanannya karena ada rekan WBP yang melanggar peraturan. Puji Tuhan mas, WBP kami juga ikut menjaga keamanan rutan,” tambah Alanta.


TOPIK BERITA TERKAIT: #rutan-kelas-iia-samarinda #alanta-imanuel-ketaren #gilang-wisnu-wardana #samarinda 

Berita Terkait

IKLAN