Rabu, 19 Juni 2024 08:17 WIB

Nusantara

Luhut Ogah Jadi Menteri di Kabinet Prabowo, Maunya Dapat Posisi Ini

Redaktur: Redaksi
| 76 views

Luhut Binsar Pandjaitan. (Ist)

Afiliasi.net - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, menegaskan dirinya tak akan masuk dalam jajarabn menteri kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendatang.

Dikatakan Luhut, Prabowo Subianto selaku presiden terpilih memang sudah menawarkan jatah menteri kepadanya. Namun, tawaran tersebut ditolaknya.

"Sudah meminta. Saya sudah menyampaikan, jika menjadi menteri, saya tidak bisa," ujar Luhut pada Minggu (19/5/2024).

Meski begitu, Luhut tetap mendukung penuh pemerintahan Prabowo-Gibran yang mengusung keberlanjutan era kepemimipinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ia juga menyatakan siap membantu pemerintahan jika Prabowo Subianto memintanya mengemban amanah sebagai penasihat.

"Saya siap membantu sesuai permintaan beliau sebagai penasihat, jika masih diminta," sambung Luhut.

“Beliau akan meneruskan (program Jokowi). Tentu mungkin di sana-sini ada penyesuaian, tapi saya pikir apa yang sudah diletakkan oleh Pak Joko Widodo adalah suatu fondasi yang sangat-sangat baik,” kata Luhut.

Sebelumnya, Luhut telah mengungkapkan niatnya untuk pensiun sebagai menteri. Luhut menegaskan bahwa setiap hal ada masanya, termasuk menjadi pejabat di pemerintahan.

"Sebagai pejabat, jangan merasa selamanya kita jadi pejabat. Semua ada waktunya," ujar Luhut dalam sebuah acara yang disiarkan secara virtual.

Menurut Luhut, setelah menang, Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka akan melanjutkan program-program Presiden Jokowi, dan hal itu sudah cukup baginya. Namun, ia bersedia jika ditawari menjadi penasihat senior.

Sebagai informasi, Luhut Binsar Panjaitan merupakan salah satu menteri era pemerintahan Jokowi yang paling aktif. Tercatat, saat ini setidaknya sudah ada 19 jabatan yang diemban oleh pria kdengan latar belakang militer tersebut.

Di antaranya adalah sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Menko Kemaritiman dan Investasi, dan pelaksana tugas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai pelaksana tugas Menteri Perhubungan, Menteri Kelautan dan Perikanan, Ketua Dewan Sumber Daya Air Nasional, serta Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Selain itu, Luhut juga menjabat sebagai Ketua Tim Gernas BBI, Ketua Dewan Pengarah Penyelamatan 15 Danau Prioritas Nasional, Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), serta Ketua Tim Nasional Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN). Terakhir, ia juga menjabat sebagai Ketua Pengarah Satgas Sawit, Ketua Satgasus Percepatan Realisasi Investasi di IKN, Koordinator Penanganan Polusi di Jakarta, dan Penanggung Jawab Substansi KTT AIS Forum 2023. (Suara.com)

Editor: Rafika


TOPIK BERITA TERKAIT: #luhut #luhut-binsar-pandjaitan #kabinet-prabowo-gibran #menteri-prabowo-gibran #prabowo-subianto #gibran-rakabuming-raka #luhut-tolak-jadi-menteri 

Berita Terkait

IKLAN



Berita Lainnya

Terpopuler