Senin, 06 Februari 2023 01:23 WIB

Advetorial

Solusi Pamungkas Atasi Banjir di Gelatik dan Pemuda, Pemkot Samarinda Bakal Bangun Turap

Redaktur: Rahmadani

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, saat melakukan tinjauan lapangan terkait rencana pembangunan turap di jembatan Jalan Kesehatan Dalam, Kelurahan Temindung Permai, Selasa, 4 Oktober 2022. (Afiliasi.net)

Samarinda, Afiliasi.net - Upaya Pemkot Samarinda menanggulangi banjir di Kota Tepian terus bergulir. 

Teranyar, mencuat wacana untuk membangun turap dimulai dari jembatan Gelatik (dekat Universitas Mulawarman) hingga jembatan di Jalan Kesehatan Dalam, Kelurahan Temindung Permai. 

Rencana itu dikatakan Wali Kota Samarinda Andi Harun sebagai solusi pamungkas jangka panjang untuk mengatasi banjir akut di kawasan Jalan Gelatik hingga Jalan Pemuda. 

Hal itu diungkapkannya usai meninjau sejumlah proyek perbaikan jalan dan drainase bersama OPD terkait pada Selasa, 4 Oktober 2022. 

"Kami akan rencanakan, karena kalau tidak ada pembangunan turap, masalah banjir di pemuda tidak akan pernah selesai," ucap Andi Harun kepada awak media. 

Dalam waktu dekat ini, Andi Harun menyatakan telah meminta Dinas PUPR Samarinda untuk melakukan konsolidasi bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) serta Pemprov Kaltim. Membahas anggaran hingga keperluan pembebasan lahan bagi warga terdampak. 

Dengan demikian, lanjut Andi Harun,  semua rumah di bantaran SKM mengharuskan Pemkot Samarinda melakukan pembongkaran. Sebab jika tidak, proyek pembangunan turap tidak akan berjalan. 

"Itu solusi jangka panjang, anggarannya akan dialokasikan pada 2023 mendatang," bebernya. 

Bukan tanpa alasan, meski tak jauh dari rumah pompa air yang dipastikan aktif beroperasi, Andi Harun menyebut kondisi banjir di kawasan Gelatik hingga Pemuda diakibatkan back water atau air kembali saat terjadinya banjir. 

"Yang sementara paling mungkin bisa kita lakukan membuat pintu air di daerah-daerah bukaan yang langsung masuk ke arah Pemuda. Ini saya minta dari hari ini sampai ke depan agar PUPR untuk memperdalam," paparnya. 

Meski membutuhkan waktu, Andi Harun menyatakan pemkot akan terus melakukan sosialisasi terkait rencana ini. 

"Kami harus identifikasi berapa jumlah rumah, dan kami harus membebaskan semua hunian di atas dan pinggiran SKM. Hanya itu solusinya. Ini juga alasan kenapa banjir di Pemuda puluhan tahun tidak bisa teratasi," pungkasnya. (*)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pengendalian-banjir #andi-harun #pemkot-samarinda 

Berita Terkait

IKLAN