Sabtu, 13 Juli 2024 05:57 WIB

Nusantara

Ganjar Ogah Gabung Jadi Menteri Kabinet Prabowo, Gibran: Yang Nawarin Siapa?

Redaktur: Redaksi
| 99 views

Gibran Rakabuming Raka dan Ganjar Pranowo. (Twitter Ganjar Pranowo)

Afiliasi.net - Pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibbran Rakamung Raka, diumumkan sebagai pemenang Pilpres oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Keduanya bakal dilantik pada 20 Oktober 2024 mendatang.

Menyusul pengumuman tersebut, kini pembahasan mengenai jajaran menteri yang akan mengisi kabinet Prabowo-Gibran tengah hangat-hangatnya dibicarakan.

Capres nomor urut 03, Ganjar Pranowo, turut menanggapi persoalan menteri kabinet Prabowo-Gibran tersebut. Eks Gubernur Jawa Tengah itu mengaku mendapat tawaran posisi menteri.

Berbanding terbalik dengan pernyataan Ganjar, Gibran mengaku pihaknya tak ada menawarkan posisi menteri ke kader PDIP tersebut.

"Yang menawari siapa?," terang dia saat ditemui, Rabu (27/3/2024), dilansir dari pemberitaan laman Suara.com.

Ketika awak media menyinggung ucapan Gibran soal merangkul semua pihak, Wali Kota Solo tersebut justru kembali mempertegas tak ada tawaran kursi menteri ke Ganjar Pranowo

"Siapa yang menawarkan. Ya, makasih ya," ungkap dia.

Di sisi lain, Gibran juga membantah soal bocoran menteri yang kekinian beredar di media sosial. Ia menegaskan hingga saat ini jajaran kabinet masih terus digodok.

"Nggak benar," kata putra sulung Presiden Joko Widodo ini.

"Masih dibicarakan. Masih nanti itu ya, masih lama. Masih harus diskusi lagi dan lain-lainnya," sambungnya.

Sebelumnya, Ganjar Pranowo mengeklaim dapat tawaran bergabung menjadi menteri di kabinet Prabowo-Gibran. Namun, tawaran tersebut sudah ditolaknya lantaran merasa posisi tersebut lebih baik diisi oleh partai pemenang Pilpres.

"Saya sampaikan begini, terima kasih, lebih baik kita berikan ke pemenang untuk sebebas-bebasnya memilih dan jauh lebih kelompok pendukung itu yang diutamakan bukan saya," ucap Ganjar Pranowo, Senin (25/3/2024).

Dirinya juga menegaskan lebih baik berada di pihak oposisi untuk check and balance kebijakan pemerintahan selanjutnya.

"Kalau saya berada di luar (pemerintahan) itu lebih baik, karena apa? karena check and balance pasti akan terjadi," pungkas Ganjar. (*)

Editor: Rafika


TOPIK BERITA TERKAIT: #gibran-rakabuming-raka #ganjar-pranowo #menteri-prabowo-gibran #prabowo-gibran 

Berita Terkait

IKLAN



Berita Lainnya

Terpopuler